Posts

Showing posts from 2007

PENYAKIT HATI DAN TERAPINYA

Syariat Islam yang dititahkan Allah pada hakikatnya --pada skala pribadi-- adalah untuk menyucikan hati. Hati menjadi kotor oleh karena perbuatan melanggar syari’ah. Sebagaimana aqidah yang muni dan kuat yang menghunjam dalam diri adalah pangkal mula hati yang suci maka pangkal mula hati yang kotor –yang kemudian pada gilirannya melenyapkan fitrah kemanusiaan- adalah karena melupakan Allah. “Janganlah kamu menjadi orang-orang yang melupakan Allah, kemudian Allah menyebabkan mereka lupa pada diri mereka sendiri”. (at-taubah (9):67). Segala ibadah yang dititahkan Allah pada hakikatnya –pada skala pribadi- bertujuan memelihara kesadaran manusia untuk selalu mengingat Allah. Dengan bahasa yang lebih tegas agar manusia tetap menjadi manusia, manusia yang memiliki integritas. Meninggalkan ibadah berarti menjerumuskan diri kedalam kubangan aneka kerugian yang dalam. “Demi masa. Sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali o...

AL QUR’AN DAN IMUNITAS TUBUH

Dalam satu konfrensi kedokteran di Cairo beberapa waktu yang lalu, Doktor Ahmad Al Qodli, ahli penyakit jantung dan direktur Lembaga Pendidikan dan Penelitian Kedokteran Islam di Amerika, menyatakan bahwa mendengarkan atau membaca Al Qur ’ an mampu menimbulkan ketenangan jiwa yang menyebabkan peningkatan daya imunitas tubuh melawan serangan penyakit. Kesimpulan ini disampaikan dalam konfrensi tersebut setelah mengadakan riset lapangan terhadap 210 pasien sukarela selama 48 kali pengobatan yang dibarengi dengan membaca Al Qur ’ an atau memperdengarkannya. Ternyata 77% dari simpel acak yang terdiri dari muslim dan non muslim tersebut, menampakkan adanya gejala pengenduran saraf yang tegang dan selanjutnya menimbulkan ketenangan dalam jiwa. Semua gejala tadi direkam dengan alat pendeteksi elektronik yang dilengkapi dengan komputer untuk mengukur setiap perubahan yang terjadi dalam tubuh selama pengobatan. Menurut al Qodli, berkurangnya ketegangan saraf ini mampu mengaktifkan dan meningk...

AMALAN PASKA RAMADHAN MENJAGA STABILITAS KETAQWAAN

Oleh: Achmad Satori Ismail             Puasa pada bulan Romadlon, bila ditunaikan dengan memenuhi syarat dan rukun serta mengikuti tuntunan Rasulullah SAW pasti akan menghasilkan orang-orang yang bertaqwa ( Al Baqoroh 183). Jikalau puasa kita benar, maka kita menjadi orang bertakwa yang tak mungkin bisa tergoda oleh syetan. Inilah barangkali makna hadits yang menyatakan bahwa pada bulan Romadlon   semua pintu neraka ditutup, pintu-pintu surga dibuka lebar dan semua setan dibelenggu sehingga setan tidak mungkin bisa mempedaya dan menggoda orang yang sedang berpuasa secara benar. Kendati puasa telah selesai namun ketakwaan hasil puasa baru mulai kita buktikan sehabis puasa. Idul fitri 1 syawal disebut hari kemenangan karena umat Islam telah usai puasa dan pasti meraih ketakwaan yang hasilnya adalah syurga.                Kata "taqwa" telah disebutkan dengan kata...

Adab dan Cara Berzikir

       §          Mengikhlaskan niat dan motivasi dalam mengamalkan zikir, tidak mempunyai maksud dalam melakukan zikir selain untuk mengingat Allah dalam rangka meningkatkan            amal ibadah dan perbuatan-perbuatan taat kepada Allah swt (QS.   Al-Bayyinah: 5). §          Dilakukan dengan rasa penuh ketundukan dan rasa takut, tanpa mengganggu orang lain (QS al-A'raf: 205). §          Melakukan zikir dalam keadaan suci dari hadats kecil dan besar. Bagi yang berhadats besar dibolehkan melakukan zikir selain membaca ayat-ayat al-Qur'an (lihat al-Adzkar Imam an-Nawawi hal. 28). Zikir dilakukan pada tempat dan dengan pakaian yang suci dan bersih.     أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Mah...