PENYAKIT HATI DAN TERAPINYA
Syariat Islam yang dititahkan Allah pada hakikatnya --pada skala pribadi-- adalah untuk menyucikan hati. Hati menjadi kotor oleh karena perbuatan melanggar syari’ah. Sebagaimana aqidah yang muni dan kuat yang menghunjam dalam diri adalah pangkal mula hati yang suci maka pangkal mula hati yang kotor –yang kemudian pada gilirannya melenyapkan fitrah kemanusiaan- adalah karena melupakan Allah. “Janganlah kamu menjadi orang-orang yang melupakan Allah, kemudian Allah menyebabkan mereka lupa pada diri mereka sendiri”. (at-taubah (9):67). Segala ibadah yang dititahkan Allah pada hakikatnya –pada skala pribadi- bertujuan memelihara kesadaran manusia untuk selalu mengingat Allah. Dengan bahasa yang lebih tegas agar manusia tetap menjadi manusia, manusia yang memiliki integritas. Meninggalkan ibadah berarti menjerumuskan diri kedalam kubangan aneka kerugian yang dalam. “Demi masa. Sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali o...