Posts

Showing posts from October, 2007

AMALAN PASKA RAMADHAN MENJAGA STABILITAS KETAQWAAN

Oleh: Achmad Satori Ismail             Puasa pada bulan Romadlon, bila ditunaikan dengan memenuhi syarat dan rukun serta mengikuti tuntunan Rasulullah SAW pasti akan menghasilkan orang-orang yang bertaqwa ( Al Baqoroh 183). Jikalau puasa kita benar, maka kita menjadi orang bertakwa yang tak mungkin bisa tergoda oleh syetan. Inilah barangkali makna hadits yang menyatakan bahwa pada bulan Romadlon   semua pintu neraka ditutup, pintu-pintu surga dibuka lebar dan semua setan dibelenggu sehingga setan tidak mungkin bisa mempedaya dan menggoda orang yang sedang berpuasa secara benar. Kendati puasa telah selesai namun ketakwaan hasil puasa baru mulai kita buktikan sehabis puasa. Idul fitri 1 syawal disebut hari kemenangan karena umat Islam telah usai puasa dan pasti meraih ketakwaan yang hasilnya adalah syurga.                Kata "taqwa" telah disebutkan dengan kata...

Adab dan Cara Berzikir

       §          Mengikhlaskan niat dan motivasi dalam mengamalkan zikir, tidak mempunyai maksud dalam melakukan zikir selain untuk mengingat Allah dalam rangka meningkatkan            amal ibadah dan perbuatan-perbuatan taat kepada Allah swt (QS.   Al-Bayyinah: 5). §          Dilakukan dengan rasa penuh ketundukan dan rasa takut, tanpa mengganggu orang lain (QS al-A'raf: 205). §          Melakukan zikir dalam keadaan suci dari hadats kecil dan besar. Bagi yang berhadats besar dibolehkan melakukan zikir selain membaca ayat-ayat al-Qur'an (lihat al-Adzkar Imam an-Nawawi hal. 28). Zikir dilakukan pada tempat dan dengan pakaian yang suci dan bersih.     أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Mah...

Macam-macam Zikir

§          Zikir Hati (mengingat Allah dengan hati tanpa diucapkan dengan lisan), dalam proses tazkiah an-nafs (pensucian jiwa) atau dapat disebut dengan istilah "dialog dengan jiwa". §          Zikir Akal, atau disebut dengan istilah Tafakkur, merenung kejadian alam di sekitarnya dalam rangka meningkatkan amal takwanya kepada Allah swt. §          Zikir lisan, mengucapkan bacaan-bacaan tertentu dalam rangka mengingat Allah swt, yakni bacaan yang telah dicontohkan Nabi saw sebagai teladan dan panutan umat.  

Fadhilah (keutamaan) Zikir

§          Dengan melakukan zikrullah akan diperoleh maghfirah (ampunan) Allah swt (QS al-Ahzab: 35) §          Memperoleh segala kebajikan dari sisi Allah swt, "Maukah kamu aku tunjukkan amal paling baik, lebih bersih/suci di sisi Tuhanmu, lebih baik dari bersedekah dengan emas dan perang, lebih utama dari berperang melawan musuh Allah ? Tanya Nabi kepada para shahabat, ,mereka serentak menjawab: Mau !! Itulah Zikrullah, kata Nabi saw (HR Tirmizi dan Ibnu Majah). §          Memudahkan pengamalan ajaran Islam secara utuh. Seorang lelaki datang kepada Rasulullah seraya bertanya: Ya Rasulullah, ajaran Islam telah melimpah banyak, beritahukan kepadaku sesuatu yang dapat (memudahkanku) mengamalkan ajaran Islam tersebut. Nabi menjawab: Basahilah selalu lidahmu dengan zikrullah (HR Tirmizi dan Ibnu Majah). §          Memperol...

Fungsi dan Kedudukan Zikir

v       Zikir merupakan perintah Allah swt (QS al-Baqarah: 152, al-Ahzab: 41). v       Zikir merupakan indikasi keimananan seseorang (QS al-Ahzab: 35, Ali Imran: 190). v       Zikir sebagai penenang jiwa (QS al-Ra'd: 28) v       Zikir sebagai sarana tazkiyah an-nafs (pensucian jiwa), sebagaimana tertera dalam hadits Rasulullah saw "Perumpamaan yang berzikir dan yang tidak berzikir seperti orang hidup dan orang mati" (HR Bukhari Muslim).

BERZIKIR BERSAMA RASULULLAH

Semua orang, termasuk Anda, menginginkan ketenangan jiwa, ketentraman dan kesejahteraan hidup.   Namun betapa banyak orang yang keinginan dan harapannya tak kunjung datang. Hari demi hari, dari pekan ke pekan berikut, bahkan mungkin bertahun-tahun mereka menanti kunjungnya harapan yang senantiasa dipintanya, tetapi masih saja keresahan menghantui dirinya, kegelisahan menyelimuti hidupnya; makan tak enak, tidur tak nyenyak, bekerja tak nyaman, beraktifitas tak tentram. Entah mengapa ???!! Padahal Allah swt Dzat Pencipta Yang Rahman dan Yang Rahim, memberikan karuniaNya kepada hamba-hambaNya, berupa jalan ketentraman dan kesejahteraan yang diidamkan setiap insan. Dengan kasih dan sayangNya, Allah swt memberikan anugrah berupa "Pelita Hidup dan Kehidupan". Juga atas kehendakNya, Allah swt telah menganugrahkan kepada manusia tentang cara mengadukan persoalan dan permasalahan hidup yang dihadapi, dengan mengutus RasulNya yang menyampaikan taujihat (arahan-arahan) suci, agar se...